Postingan

Sutra Nandakovada

Sang Buddha meminta kepada Yang Arya Nandaka untuk memberikan wejangan Dhamma kepada biksuni Maha Pajapati beserta 500 biksuni lainnya. Awalnya ia menolak memberikan instruksi kepada para biksuni itu karena ke-500 biksuni itu adalah selir-selirnya pada kehidupan lampaunya. Ia tak ingin dianggap masih terikat kepada hubungan itu. Sementara bagi Sang Buddha, Yang Arya Nandaka adalah biksu terunggul dalam hal memberikan instruksi kepada para biksuni. (( Bab 1 )) Demikianlah yang telah kudengar. Pada suatu ketika Sang Buddha sedang berdiam di hutan Jeta, taman milik Anathapindika, di dekat kota Savatthi. (( Bab 2 )) Saat itu, biksuni Maha Pajapati Gotami bersama dengan 500 biksuni lainnya mendatangi kediaman Sang Buddha. Setelah bersujud kepada Sang Buddha, mereka berdiri di satu sisi dan berkata kepada Sakyamuni Buddha; Sang Bhagava, sudilah kiranya Sang Bhagava memberikan nasihat kepada para biksuni. Mohon Sang Bhagava memberikan instruksi kepada para biksuni. Mohon Sang Bhagava me...

Sutra Cularahulovada

Sang Buddha membabarkan Dhamma tentang ketidak-kekalan kepada Rahula. Beribu-ribu dewa datang ke hutan Jeta untuk mendengarkannya. Dewa-dewa itu adalah teman-teman pada kelahiran masa lampau Rahula. Pada kehidupan lampau itu, Rahula pernah bertekad di depan para dewa itu bahwa ia akan menjadi putra seorang Samma Sambuddha. (( Bab 1 )) Demikianlah yang telah kudengar. Pada suatu ketika Sang Buddha berada di vihara Jeta, taman milik Anathapindika, di kota Savatthi. (( Bab 2 )) Pada saat itu, Sang Buddha yang sedang sendirian dalam meditasi muncul pemikiran di dalam diri beliau; Kondisi-kondisi kebebasan di dalam diri Rahula telah matang. Mungkin sudah saatnya Aku membimbing Rahula untuk lebih jauh lagi dalam penghancuran noda-noda batinnya. Kemudian, di pagi hari, Sang Buddha merapikan jubahNya, membawa mangkuk serta jubah luarNya, memasuki kota Savatthi untuk berdana makanan. Setelah mendapatkan dana makanan di Savatthi, pulang ke vihara dan menghabiskan makananNya Sang Buddha be...



Sekilas Info


PEMBANGUNAN VIHARA MAHASAMPATTI


Vihāra Mahāsampatti mengajak para dermawan berhati mulia untuk menjadi penyokong Dhamma dan penganjur berdana dengan berdana COR LANTAI.


Luas bangunan Vihāra Mahāsampatti ± 5555 m2. Untuk itu Vihāra Mahāsampatti yang terletak di Jalan Pajang No. 1-3-5-7-9-11, Kel. Sei Rengas Permata, Kec. Medan Area, Medan, Sumatera Utara, masih sangat membutuhkan kedermawanan Anda.



Baca di situs resminya:

http://donasi.viharamahasampatti.or.id





MEDITASI VIPASSANA


Sukhesikarama Mindfulness Forest (SUMMIT), Bakom, Cianjur, Jawa Barat:

Tempat terbuka sepanjang tahun bagi yang ingin berlatih secara intensif baik mingguan, bulanan, maupun tahunan.

Channel di Youtube Sukhesikarama TV

“Bukan ada waktu baru bermeditasi, tetapi luangkanlah banyak waktu untuk bermeditasi”





PEMBANGUNAN RAKKHITAVANA BUDDHIST CENTER


Panitia pembangunan RAKKHITAVANA BUDDHIST CENTRE memberi kesempatan untuk berbuat kebajikan, demi terwujudnya pembangunan RAKKHITAVANA BUDDHIST CENTRE di Jl. LetJend Jamin Ginting KM 27, sebagai tempat meditasi yang terpadu, sunyi, segar, serta bernuansa asri dengan lokasi yang terjangkau dalam waktu 1 jam dari kota Medan.

Baca di halaman Facebooknya:

Rakkhitavana.